25
Jan
08

Era Informasi Sudah Berakhir

Pertama kali saya baca di bukunya Daniel H. Pink, katanya era informasi (Information Age) sudah berakhir, seperti berakhirnya era industri (Industrial Age) di masa sebelumnya. John Naisbitt juga kurang lebih menuliskan hal yang senada di bukunya yang sangat sangat bagus : Mind Set. Lalu sekarang era apa lagi ?

Era Konseptual

Sebenarnya kalau menurut Saya ini baru berlaku di Negara Maju, tapi negara berkembang kan selalu terkena pengaruhnya. Fakta-fakta yang dijadikan kerangka berpikir Pak Pink dan Pak Naisbitt kira-kira seperti ini (coba berpikir sebagai orang Amerika) :

Dari sisi ekonomi :

  1. SDM ahli di bidang teknologi (IT, Manufaktur, Proses, Konstruksi, Elektronik,..) dan kesehatan (dokter) ada banyak sekali dan bisa didapat di Asia dengan kemampuan sama tapi gaji kurang dari setengah gaji orang Amerika. Di Amerika jumlah dokter India mencapai 20%.
  2. Biaya manufaktur dan operasi jauh lebih murah jika dilakukan di Asia. Pabrik-pabrik dipindahkan ke Asia, beberapa bahkan memindahkan HeadQuarternya.
  3. Lalu di mana peran orang Amerika (peran orang-orang di negara maju) ?

Dari sisi sosiologi :

  1. Orang-orang Amerika mengalami masa kelimpahan. Yaitu masa dimana segala-galanya tersedia dan bisa didapat dengan mudah sampai-sampai kehidupan mereka kehilangan makna (ibaratnya saking kayanya udh nggak tau lagi mau ngapain dan duitnya mau dipake apa). Bill Gates sudah capek-capek mengumpulkan uang sebanyak itu ujung-ujungnya disumbangkan juga.
  2. Produk-produk yang laku adalah yang mempunyai ‘jiwa’ dan keindahan, bukan yang harganya murah dan fungsinya bagus. Pembelanjaan barang-barang fashion dan seni dengan harga nggak kira-kira semakin banyak dan terus meningkat.
  3. Informasi sudah tidak ada harganya lagi saking mudahnya didapat, yang berharga adalah cara memilihnya, cara menyajikannya, cara mengulasnya, cara membungkusnya dalam konsep.
  4. Kelas-kelas Yoga dan Buddha semakin diminati.

Jadi Apa Itu Zaman Konseptual?

Zaman dimana orang mencari MAKNA (KONSEP), dimana MAKNA/KONSEP berharga mahal. Bukan fungsi atau harga yang dicari orang, tapi makna/konsepnya.

  1. Dokter yang laku adalah dokter yang ramah dan berpenampilan menarik. Rumah sakit yang laku adalah rumah sakit yang didesain dengan baik dan nyaman.
  2. Barang elektronik yang laku adalah yang mempunyai ‘jiwa’, desainnya sejiwa dengan pemakainya.
  3. Musisi, desainer, pelukis, arsitek, sastrawan diapresiasi paling tinggi.
  4. Orang-orang merasa puas/tenteram/content dengan menyumbangkan uang, menjadi aktivis lingkungan, atau menjadi sukarelawan.
  5. Insinyur-insinyur Amerika mengeksplorasi konsep/filosofi operasi baru, aplikasi teknologi baru, dan dituntut untuk memikirkan bumi yang lebih hijau.
  6. Kemampuan yang paling dihargai di era ini adalah : Kreativitas dan komunikasi.

Bagaimana dengan Kita?

Yang Saya tangkap pertama kali adalah : Makna Hidup. Kita selalu melihat bahwa mereka orang-orang Amerika hidup enak, banyak uang, mau apa saja ada, mau jadi apa saja bisa (“In America I can be anything I want”), segalanya teratur, dll, tapi ternyata ada yang kurang. Sering kita dengar (mungkin lihat dan rasakan sendiri) juga kalau uang itu nggak bisa membawa kebahagiaan. Jadi apa makna hidup Anda?


4 Tanggapan ke “Era Informasi Sudah Berakhir”


  1. Januari 25, 2008 pukul 1:55 pm

    “Musisi, desainer, pelukis, arsitek, sastrawan diapresiasi paling tinggi.”

    sebagai designer, gw ngerasain di Indonesia sini, fee sebagai desainer lokal masi kecil (kira2 seengah atw bahkan seperempat fee desainer asing), pdhl secara hasil kita bisa bersaing,,

    mungkin karena negara ini untuk memenuhi kebutuhan primer aj masi masi ngos2-an kali ya?

    nice article!

  2. Januari 27, 2008 pukul 11:00 pm

    wah,..,.kalo makna hidup sampeyan apa mas???

    *sapa tau bisa ngisnpirasi saia -yg baru mao ngarang2 makna hidup ntar-

    hohoho,.,.always,..,gutlak in anything u want bro :)

  3. 3 Rulay
    Februari 1, 2008 pukul 2:25 pm

    Benar banget bapak rasyid..
    Tulisan bapak rasyid bagus2 deh
    Yang paling saya setuju adalah bagian kreativitas dan komunikasi..
    Karena udah terlalu banyak yang udah ada, maka kita dituntut untuk menyajikan sesuatu yang baru buat dunia..
    Komunikasi sangat penting dalam bergaul dengan sesama, menurut saya, orang yang bisa menempatkan diri dalam pandangan orang lain dan mengetahui apa yang dipikirkannya/diinginkannya adalah orang yang sukses dalam berkomunikasi..
    Ciao..

  4. 4 ainKobra
    Februari 4, 2008 pukul 6:37 pm

    ketika kreativitas dan komunikasi hanyalah sebuah TEORI..
    ketika kreativitas dan komunikasi hanyalah sebuah KONSEP..
    ketika kreativitas dan komunikasi hanyalah sebuah MAKNA..

    jadi inget ama slogan (dulu banget)

    ah TEORI, mana PRAKTEKNYA??

    yang menjadi pertanyaan disini..
    seberapa sering kita mengaplikasikan teori yang telah kita dapat terhadap kehidupan??
    akankah yang asalnya TEORI akan menjadi sebuah TEORI lagi??


Tinggalkan Balasan